Bagi adik-adik yang baru PRAKERIN di bank saya akan memberi contoh sedikit buat adik-adik karena saya juga PRAKERIN nya di bank..
LAPORAN
PRAKTIK
KERJA INDUSTRI
DI
BANK BTPN KCP KAWALI
Jl. Siliwangi No. 258A
Telp. (0265) 2797111 – Kawali 46253
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh
Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2013/2014
Disusun oleh :
|
||||
Gina Agustina
|
||||
NIS. 121310331
|
||||
Laras Suanti
|
||||
NIS. 121310337
|
||||
Muhammad Abdul Azis
|
||||
NIS. 121310339
|
||||
PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA
KOMPETENSI KEAHLIAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KAWALI
Jl. Talagasari No. 35 Tlp. (0265) 791727
2014\2015
Lembar
Persetujuan oleh
Pembimbing Sekolah
Hari :
Jum’at
Tanggal, bulan, tahun : .............
Pembimbing I,
Jajat Sudrajat, S.ST.
NIP: 19860103 2011011003
|
Pembimbing II,
Titien Mulyasih, S.Pd.
NIP
|
Lembar Persetujuan oleh
Pembimbing Institusi/Industri
Hari :
Jum’at
Tanggal, bulan, tahun :
..........
Pembimbing,
|
M. Mulia Darmawan
NIK: 66972526
|
Mengeahui,
Ka. Kompetensi Keahlian
Rekayasa Perangkat Lunak
Jajat Sudrajat, S.ST.
NIP: 19860103 2011011003
Lembar Pengesahan
Hari :
Tanggal, bulan, tahun :
Kepala
SMK Negeri 1 Kawali,
Drs. H. HADI SUMANTORO, M.Pd.
NIP. 195311071978031003
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum
Wr. Wbr.
Segala puji dan syukur penulis
panjatkan ke hadlirat Allah Yang Maha Gafur, atas berkah dan inayah-Nya dapat
menyelesaikan laporan ini. Laporan yang berjudul “ Praktek Kerja Industri di
Bengkel Motor Arya Duta Kawali” disusun
untuk memenuhi salah satu syarat menempuh Ujian Nasional tahun 2011. Shalawat
dan salam semoga senantiasa tercurahl impahkan kepada Nabi Muhammad SAW,
keluarganya, para sahabatnya serta para pengikut sunahnya hingga akhir zaman .
Laporan
ini disusun dengan maksud untuk memberikan informasi dan gambaran yang jelas
tentang hasil Praktek Kerja Industri di
BANK BTPN KCP Kawali dst.
Selanjutnya penulis
mengucapkan terima kasih kepada :
1. Kepala SMK Negeri 1 Kawali,
2. Bapak/Ibu Pembimbing Prakerin SMK
Negeri 1 Kawali,
3. Bapak/ibu yang selama ini telah
membantu dan membimbing penulis dalam
pelaksanaan prakerin,
4. Bapak/ibu yang telah membesarkan saya
5. Semua pihak yang telah membantu
tersusunnya laporan ini.
Akhirnya tiada gading yang tak
retak, maka kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak sangat penulis
harapkan. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua.
Kawali, 30 Juni
Penulis
DAFTAR ISI
|
|||
LEMBAR
PERSETUJUAN OLEH PEMBIMBING SEKOLAH
|
i
|
||
LEMBAR
PERSETUJUAN OLEH PEMBIMBING INDUSTRI
|
ii
|
||
LEMBAR
PENGESAHAN
|
iii
|
||
KATA PENGANTAR
|
iv
|
||
DAFTAR ISI
|
v
|
||
DAFTAR GAMBAR
|
vii
|
||
BAB. I. PENDAHULUAN
|
1
|
||
1.1 Latar Belakang Masalah
|
1
|
||
1.2 Rumusan Masalah
|
2
|
||
1.3 Tujuan Penulisan Laporan
|
3
|
||
1.4 Teknik Pengumpulan Data
|
3
|
||
1.5 Lokasi
Tempat Prakerin
|
4
|
||
1.6 Waktu Prakerin
|
4
|
||
1.7 Tata Tertib
|
4
|
||
BAB. II.
PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN PEMBAHASAN
|
7
|
||
2.1 Sejarah Berdirinya Bank
|
7
|
||
2.2 Struktur Organisasi Institusi
|
9
|
||
2.3 Kepegawaian
|
9
|
||
2.3.1
Job Description Business
|
9
|
||
2.3.2 Finansial Accountabilities
|
10
|
||
2.3.3 Service Accountabilities
|
10
|
||
2.3.4 JOB Description Operation
|
13
|
||
2.3.5 JOB Description
|
14
|
||
2.4 Landasan Teori
|
15
|
||
2.4.1 Pengertian Program
|
15
|
||
2.4.2 Fungsi Pemrograman
|
15
|
||
2.4.3 Jenis-jenis Pemrograman
|
15
|
||
2.4.4 Langkah-langkah Pembuatan Program Absensi
Karyawan
|
16
|
||
2.5 Praktik Kerja
|
16
|
||
2.5.1 Persiapan Alat dan Bahan
|
16
|
||
2.5.2 Pembuatan Program Absensi Karyawan
|
16
|
||
2.5.3 MySQL
|
44
|
||
2.6 Kegiatan Selama Prakerin di Bank BTPN KCP
Kawali
|
44
|
||
2.6.1 Proses Transaksi Kredit
|
44
|
||
2.6.2 Transaksi Tabungan
|
45
|
||
2.6.3 Dokumen dan Pengarsipan
|
46
|
||
BAB. III
|
50
|
||
3.1 Kesimpulan
|
50
|
||
3.2 Saran
|
50
|
||
DAFTAR PUSTAKA
|
52
|
||
LAMPIRAN
|
53
|
||
DAFTAR
GAMBAR
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Departemen Pedidikan dan Kebudayan telah
menerapkan model penyelenggaraan Pedidikan Sistem Ganda. Pelaksanaannya sesuai
dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989
tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP Nomor 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan
Menengah, PP Nomor 39 Tahun 1992 tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pedidikan
nasional, Kepmendikbud Nomor 0490/U/1992 tentang Sekolah Menengah kejuruan dan
Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang Kurikulum SMK.
Pendidikan Sistem Ganda merupakan
suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian kejuruan, yang memadukan
secara sistematis antara program pendidikan di sekolah dan program penguasaan
keahlian yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung pada bidang pekerjaan
yang relevan, dan terarah untuk mencapai kemampuan keahlian tertentu. Dalam
pengertian tersebut tersirat, bahwa ada dua pihak yaitu Lembaga pendidikan dan
lapangan kerja (industri/perusahaan atau instansi tertentu) yang secara
bersama-sama menyelenggarakan satu program pendidikan kejuruan. Dengan demikian
kedua belah pihak seharusnya terlibat dan bertanggung jawab mulai dari tahap
perencanan program, tahap penyelenggaraan, sampai pada tahap penilaian dan
penentuan kelulusan peserta didik, serta
bursa tenaga kerjanya.
Saat
ini, lulusan SMK belum dapat diserap secara langsung oleh pihak dunia usaha
maupun industri. Setiap dunia usaha/industri ketika meretrut tenaga kerja
lulusan SMK masih menerapkan Pedidikan dan Pelatihan bagi yang telah lolos
seleksi penerimaan karyawan rata-rata 3 ( tiga) bulan. Hal ini menunjukkan
bahwa keterampilan yang dimiliki lulusan SMK belum diakui oleh pihak dunia
usaha/industri. Jika kita kaji secara saksama, kita tidak dapat menyalahkan
pihak dunia usaha/industri. Memang pada kenyataannya masih banyak SMK yang
sangat minim peralatan praktiknya. Idealnya, porsi pembelajaran praktik 70%, namun hanya dapat dilaksanakan 30 %
saja. Bahkan ada beberapa SMK yang tidak memiliki sama sekali peralatan
praktik, sehingga peserta didik hanya diberi teori tanpa praktik. Pada akhirnya
peserta didik hanya dapat berangan-angan dengan teori saja, jauh dari kenyataan
yang sebenarnya. SMK yang peralatan praktiknya cukup memadai, belum tentu
peralatan itu sesuai dengan yang ada di
dunia industri/usaha.
Sekarang
peralatan di dunia usaha/industri sudah serba otomatis sedangkan peralatan yang
ada di SMK masih manual. Sehingga pelaksanaan praktik hanya sekedar mengenal
peralatan yang ada, kurang memperhatikan kebutuhan didunia usaha/industri, itu
pun tidak semuanya dapat memanfaatkan secara maksimal. Sesuai dengan hasil
pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan , pola
penyelenggaraan pendidikan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan
sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi
pembelajaran konduksif untuk menghasilkan tenaga kerja yang profesional, karena
keahlian atau profesionalisme seseorang tidak semata-belum mata diukur oleh
penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi harus dilengkapi dengan
penguasaan bagaimana kiat-kiat bekerja yang baik. Penggunaan unsur ilmu
pengetahuan dan teknik bekerja dapat dipelajari di Sekolah, namun untuk memiliki kiat-kiat bekerja yang baik harus
dilakukan melalui survei dan praktik di lingkungan dunia industri/usaha
Oleh
karena itu, untuk mengatasi hal tersebut di atas, pihak sekolah telah
menetapkan setiap peserta didik harus mengikuti Praktik Kerja Industri
(Prakerin) di berbagai bidang
usaha/industri yang disebarkan di
berbagai daerah. Dan penulis ditugaskan
oleh pihak sekolah untuk Prakerin di BANK BTPN KCP Kawali selama 3 (tiga) bulan
sejak bulan April sampai dengan bulan Juni 2014 .
1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan
latar belakang di atas, maka dirumuskan masalahnya sebagai
berikut :
1. Bagaimanakah Praktek Kerja
Industri di Bank BTPN KCP Kawali ?
2. Bagaimanakah cara membuat Program Aplikasi
Absensi Karyawan ?
1.3 Tujuan Penulisan Laporan
Tujuan
Penyelenggaraan pendidikan dengan Sistem Ganda pada SMK bertujuan untuk :
1.
menghasilkan tenaga
kerja yang berkualitas, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilam, etos kerja yang
sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan
2.
memperkokoh link and
match antara SMK dan dunia kerja;
3.
meningkatkan
efektivitas dan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan kerja berkualitas;
4. memberi
pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses
pendidikan
1.4 Teknik Pengumpulan
Data
Metode
yang digunakan penulis selama proses pengumpulan data menggunakan beberapa
metode diantaranya yaitu :
·
Wawancara
Dalam metode
pengumpulan data yang salah satunya menggunakan metode wawancara, penulis
melakukan wawancara kesemua karyawan yang ada di Bank BTPN KCP Kawali yaitu
kebagian bisnis dan operation. penulis melakukan wawancara diantaranya kepada :
a. Branch
Manager
b. Teller
c. Credit
Acceptance Supervisor
d. Credit
Acceptance
e. Sales Marketing Officer
f. Operation
Supervisor
g. Back
Office Staff
h. Office
Boy
i.
Security
j.
Driver
1.5 Lokasi Tempat
Prakerin
BANK
BTPN KCP KAWALI
Jl. Siliwangi No.258A
Kawali 46253 // Telp.(0265)2797111
1.6 Waktu Prakerin
Data-data
yang diperlukan untuk pembuatan laporan ini diperoleh dan dikumpulkan selama
kami melakukan Praktik Kerja Industri di Bank BTPN KCP Kawali yang dimulai pada
tanggal 01 April 2014 – 30 Juni 2014.
1.7 Tata Tertib
Tata tertib adalah peraturan yang
harus dipatuhi dan dilaksanakan, apabila dilanggar mendapatkan punishment atau
sangsi. Mematuhi tata tertib berarti melatih diri kita bertanggung jawab.
Setiap perusahaan pasti memiliki sebuah aturan atau tata tertib, dimana aturan
tersebut harus ditaati oleh semua karyawan. Sebagai perusahaan, Bank BTPN juga
mempunyai tata tertib yaitu undang-undang kepegawaian, System Operational
Prosedur (SOP) juga kode etik.
Kode etik dapat diartikan sebagai
pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis, dalam melakukan suatu kegiatan
atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman
berprilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya
kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang
tidak profesional.
Pemahaman dan penerapan kode etik
secara menyeluruh disetiap lingkungan. Ini merupakan salah satu langkah penting
bagi BTPN dalam mencapai kinerja unggul yang berkelanjutan. Sehubungan dengan
hal tersebut, sebagai karyawan BTPN wajib membaca dan mengerti standar etika
yang kita jungjung tinggi, serta memahami sepenuhnya perilaku yang diharapkan
dari setiap karyawan BTPN.
Jangan mengambil tindakan berdasarkan insting atau
perintah langsung dari atasan apabila beresiko mengorbankan integritas,
walaupun tindakan tersebut menghasilkan “keuntungan”.
Atasan memiliki tanggung jawab dalam memberikan contoh perilaku sesuai kode
etik. Atasan juga bertanggung jawab memberikan penjelasan dan pemahaman kode
etik, tidak terbatas pada isi melainkan juga mengenai nilai-nilai dan semangat
yang terkadang didalamnya.
Dengan memahami kode etik,
diharapkan karyawan dapat senantiasa bersikap hati-hati dan cermat saat menghadapi
hal-hal yang berpotensi menimbulkan resiko kerugian perusahaan, baik materil
maupun non materil. Adapun Kode Etik di Bank BTPN diantaranya :
1) Kepatuhan
dan Manajemen Resiko
Karyawan
wajib mematuhi peraturan internal BTPN, peraturan Bank Indonesia dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Karyawan juga harus menyadari dan mengelola
resiko di area yang menjadi tanggung jawabnya.
2) Benturan
Kepentingan
Seluruh
karyawan wajib menghindari benturan kepentingan antara kepentingan pribadi
karyawan dengan kepentingan perusahaan.
3) Menciptakan
Lingkungan Kerja Yang Kondusif (Mendukung, Tenang)
·
Perilaku adil kepada seluruh karyawan
·
Anti diskriminasi dan
pelecehan
·
Keamanan di tempat
kerja
·
Penggunaan fasilitas perusahaan
·
Aktifitas diluar
perusahaan
1. Pengelolaan
dan Pengamanan Informasi
2. Hubungan
dengan Nasabah dan Pemangku Kepentingan (Stack Older)
Integritas
(kejujuran) adalah faktor kunci dalam membangun reputasi dan kepercayaan
nasabah dan pemangku kepentingan BTPN.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Berdirinya
Bank
Bank BTPN didirikan pada tanggal 5 februari 1958 di Bandung (
Usia berdirinya Bank BTPN samapi 2014 adalah 56 Tahun), berdirinya Bank BTPN
muncul dari kepedulian kepada sesama, yaitu inisiatif dari tujuh Purnawirawan dengan akta pendirian pada tanggal 6 Oktober 1958
No. 21 yang dibuat dihadapan Notaris Noezar, SH dan telah di syahkan oleh
Menteri kehakiman RI. Kehadiran Bank BTPN diharapkan bisa mengiringkan beban
ekonomi para veteran selepas masa bakti kepada negeri. Pada 1986, BAPEMIL
berubah nama menjadi Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN) sampai saat ini. BTPN Purna Bakti telah
mengoperasikan 551 kantor yang tersebar
di 74 kota, 161 kabupaten dan 33 provinsi di selurh Indonesia ( Direktur BTPN Jerry Ng).
Melihat dari sejarah berdirinya,
badan ini didirikan dalam rangka
meningkatkan badan hukum BAPEMIL dari setatusnya yang dulu berbentuk
kekeluargaan menjadi “ Perseroan Terbatas”. Hal ini dilkukan untuk memenuhi UU No. 14
tahun 1967 tentang pokok-pokok perbankan. Tindakan ini diperkuat dengan
dibuatnya akta pada tanggal 16 Februari 1985 No. 31 yang dibuat didepan Komar
Adasamita, SH notaris di Bandung, dengan akta tertanggal 10 Juli 1985 No. 12
yang dibuat didepan Ny. Dedeh Ramda sukarna, SH dan telah di syahkan oleh menteri
keuangan RI dalam surat keputusan
tertanggal 25 Juli 1985 dan mendapatkan izin dari Menteri Keuangan dengan surat
tertanggal 2 Desember 1986 No. Keputusan 15/KM/1996.
Daya adalah program pemberdayaan
mass market yang berkelanjutan dan terukur. Daya menjadi enabling platform
semua unit bisnis BTPN dan akan memperkuat komitmen kita sebagai Bank yang
mempunyai visi untuk “Menjadi Bank mass market terbaik, mengubah hidup berjuta
rakyat Indonesia “. Melalui program daya maka semua stakeholder BTPN berkesempatan
untuk berpartisipasi dalam misi memberdayakan jutaan mass market di Indonesia.
Setiap program pemberdayaan daya
memiliki 3 pilar, yaitu:
1) Daya
sehat & sejahtera
Merupakan
informasi, konsultasi, serta pemeriksaan kesehatan untuk tujuan promotif dan preventif.
2) Daya
tumbuh usaha
Program-program
berupa sentra informasi tumbuh usaha, pelatihan praktis keterampilan wirausaha
dan micro business franchise.
3) Daya
tumbuh komunitas
Merupakan
program adopsi komunitas untuk peningkatan keterampilan, keberhasilan usaha dan
kesehatan.
Keberadaan
bank BTPN mempunyai peran yang sangat penting bagi masyarakat ,salah satunya
adalah sebagai fungsi lembaga intermediasi dalam pengertian sebagai mediater
antara orang yang kelebihan dana dan yang kekurangan dana. Sebagai upaya untuk
menyalurkan dana yang telah dihimpun oleh bank dari masyarakat , bank BTPN
menciptakan suatu produk yaitu kredit sebagai sumber utama pendapatan bank . Bank
BTPN dipilih sebagai tempat praktek kerja industri karena bank BTPN secara
nasional mempunyai kriteria sebagai berikut :
1. Bank
BTPN merupakan bank papan atas dengan aset Rp. 59,1 Triliun
2. Jumlah
jaringan kantor 551
3. Berada
pada 33 provinsi
4. Jumlah
dana pihak ketika (tabungan,deposito,giro) Rp. 45,1 Triliun
5. Jumlah
kredit yang diberikan Rp. 38,8 Triliun
6. Dengan
laba bersih 2 Triliun di tahun 2012
7. Dengan
jumlah pegawai lebih dari 15.000 karyawan
8. Jumlah
nasabah lebih dari 600.000 orang
9. Bank
BTPN membagi 4 jenis usaha yaitu sebagai berikut :
a. Bank
BTPN Purna Bakti
Di Bank BTPN Purna
Bakti KCP Kawali kami melakukan peraktek. Bank BTPN Purna Bakti adalah Bank
BTPN yang melakukan pelayanan khusus kepada para pensiuna n dalam hal
pembayaran gaji pensiun via rekening tabungan citra pensiun dan penyaluran
kredit dengan jenis-jenis kredit sebagai berikut :
·
KPN : pinjaman kredit
yang gajinya dibayarkan di Bank BTPN
·
KRN : pinjaman kredit
kedua yang gajinya di bayarkan di bank BTPN
·
KPP : pinjaman kredit
yang gajinya dibayarkan di kantor pos
·
KRP : pinjaman kredit
kedua yang dibayarkan di kantor pos
·
KMP : pinjaman kredit
untuk para pensiun
b. Bank
BTPN mitra usaha rakyat
c. Bank
BTPN syariah
d. Bank
BTPN sinaya / funding.
2.2 Struktur
Organisasi Institusi
Untuk
struktur organisasi institusi dapat dilihat di lampiran .
2.3 Kepegawaian
Adapun perincian tugas-tugas pegawai di bank
BTPN adalah sebagai berikut :
2.3.1
Job Description Business
Branch Manager
-
Mencapai target cabang
dengan memimpin, mengelola, merencanakan dan melakukan koordinasi aktivasi
penjualan dan promosi kredit pensiun, membangun kerja sama yang baik dengan
mitra kerja.
-
Melakukan
monitoring terhadap seluruh kegiatan
operasional kredit peniun sehingga operasional berjalan sesuai dengan sistem
dan prosedur yang berlaku dengan memperhatikan resiko operasional dan
memastikan standard service perusahaan dijalankan dengan baik.
-
Kegiatan Operasional
(aktivitas bekerja)
1. Melayani
nasabah
2. Memelihara
kantor
3. Approve
4. Mengatur
jadwal
2.3.2
Finansial Accountabilities
-
Melakukan prospecting
kepada calon nasabah (walking customer) dengan memberikan penjelasan
tentang produk kredit pensiun sesuai
dengan spesifikasi (perincian jenis) produk yang ada (jika memungkinkan).
-
Memberikan referral
kepada sales dan marketing officer nasabah atau calon nasabah yang dapat
diberikan kredit baru atau pembaharuan.
-
Jenis-jenis laporan
Teller
1.PP Revam
Laporan ini digunakan
untuk transaksi pengeluaran pembayaran gaji pensiun yang di keluarkan dan di
cek perhari.
2.Equetion
Laporan ini digunakan untuk transaksi.
2.3.3
Service Accountabilities
-
Mempelajari dan
memahami product dan program pensiun business sesuai dengan spesifikasi product
dan program yang sudah ditentukan.
-
Menjaga kualitas la
yanan baik tangible maupun non tangible sehingga sesuai dengan standar layanan
yang sudah di tetapkan.
Operation Accountabilities
-
Melakukan cross in
uang kas dipagi hari sesuai dengan kebutuhan transaksi harian nasabah dan
kondisi kantor sehingga pelayanan kepada nasabah berjalan dengan lancar.
Cash Out : proses
permintaan uang di pagi hari secara cash out (permintaan Teller terhadap hard
Teller.
Cash In : proses pengembalian sisa uang dari
pengeluaran pembayaran gaji maupun pinjaman, uang tersebut di kembalikan
terhadap khasanah.
-
Melakukan pembayaran
uang pensiun dan pembayaran pencarian kredit pensiun sesuai dengan sistem dan
prosedur yang di tetapkan
-
Memastikan akurasi
pembayaran, baik akurasi terhadap kebenaran naabah, akurasi jumlah, tempat,
waktu, dan administrasi.
-
Istilah Cover Dana
artinya kiriman uang dari Central Pusat.
CAS (Credit Acceptance
Supervisor)
-
Pengaturan yang mana
pengaturan tersebut mencakup team Sales untuk perolehan NOA (Number Of Account)
atau Pinjaman Baru, VOLUME (jumlah penyerapan) dan GROWTH (pertumbuhan) pada
tiap-tiap periode.
-
Sebagai pejabat
pengguna User ID untuk melakukan verifikasi (pembuktian) dan mendatangani serta
menganalisa semua pinjaman yang masuk, membukukan pada daftar penyaluran.
CA (Credit Acceptance)
a. Financial
Accountabilities
-
Melakukan prospecting
(langkah awal) pada calon nasabah (walking customer) dengan memberikan
penjelasan tentang produk kredit pensiun sesuai dengan spesifikasi (perincian
jenis) produk yang ada.
-
Membantu nasabah dan
calon nasabah dalam melakukan simulasi kredit baru dan pembaruan sesuai dengan
jumlah cicilan yang harus dibayar setiap bulannnya.
-
Simulasi Kredit
artinya : cara-cara perhitungan peminjaman secara sistematik pada system LAPPS.
-
Proses Simulasi Kredit
:
1. Login
2. User
ID/Password
3. Captche (Sandi yang diberikan system kepada User ID)
4. Home
5. System perhitungan
kalkulator
6. Data nasabah
dimasukan
-
Maksimum plafon
ditentukan dari jumlah gaji yang diterima dikali persentase pinjaman.
-
Maksimum umur peminjam
75 tahun.
b. Service
Accountabilities
-
Mempelajari dan
menjelaskan tentang product dan program pensiun business kepada nasabah sesuai
dengan spesifikasi produk dan program yang sudah di tentukan.
-
Memastikan seluruh
keluhan atau komplain nasabah terselesaikan dengan baik, serta memastikan
penyelesaiannya dilakukan tepat waktu dan memenuhi kebutuhan nasabah dengan
tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku .
-
Melayani dan
memperoses administrasi nasabah, seperti pembukaan rekening, perpanjangan
deposito dan penutupan deposito.
c. Operation
Accountabilities
-
Melakukan interview
terhadap nasabah yang mengajukan permohonan kredit pensiun untuk mengetahui
kelayakan kredit.
-
Memberikan penjelasan
kepada calon nasabah tentang tahapan pengajuan kredit dan dokumen-dokumen yang
di butuhkan.
-
Menerima dokumen
kerdit dari nasabah dan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen tersebut
dengan mengacu kepada ketentuan kredit.
SMO (Sales Marketing
Officer)
-
Mencapai target kantor
o Mendapatkan
22 nasabah dalam setiap bulan
o 40
pembaharuan dalam setiap bulan
-
Mencapai target
individu
-
Mencari nasabah
-
Membuat laporan
kunjungan sales untuk pelaporan ke kantor pusat
2.3.4
JOB
Description Operation
a.
Operation Supervisor
-
Melaksanakan,
mengkoordinir, mengawasi dan menyetujui sesuai kewenangannnya yang meliputi
kegiatan Operational Back Office operation untuk kredit pensiun dan Retail
Funding (penjualan dana) serta untuk memastikan sistem pembukuan dan pengadministrasian
di cabang berjalan sesuai dengan prosedur sesuai kebijakan Operational Bank
BTPN.
-
Melaksanakan evaluasi
dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan Operational Cabang.
-
Merencanakan,
mengembangkan, membina dan mengevakuasi kompetensi dan kinerja organisasi di
bawah supervisinya, agar dapat mencapai optimalisasi sumber daya dan
Infrastruktur (penunjang utama) yang ada.
b. Back Office Staff Financial
a. Pengelolaan
standing instruction (perintah yang diberikan oleh nasabah agar Bank melakukan
transfer dana rutin untuk tujuan tertentu dan berlaku untuk periode tertentu)
dan surat kuasa.
b. Verifikasi
kelengkapan dokumen pembukaan rekening
c. Manual
input gaji pensiun
d. Verifikasi
dan persetujuan kepersetaan asuransi
e. Pengecekan
sarana peralatan kerja
f. Pengecekan
absensi karyawan
g. Pengecekan
kebersihan kantor
h. Mempersiapkan
pembayaran pajak, deposit, dan tabungan
i.
Pembuatan laporan
pajak
j.
Pengajuan untuk
pemeliharaan gedung
c. Back Office Staff Non Financial
-
Melayani permintaan
dari QA ( Quality Assurance)
-
Proses pencairan
kredit
-
Pemyimpanan dokumen
kredit
-
Pemisahan kredit dan
dokumen kredit
-
Menerima
permohonanpenarikan SKEP
-
Mencatat SKEP keluar
-
Memberikan daftar atau
list SKEP debitur yang bisa pembaharuan kepada unit bisnis
-
Input kelengkapan data
nasabah
-
Laporan bulanan
tabungan dan deposito
2.3.5
JOB
Description
a. Direct
Sales
-
Mencari nasbah
-
Mempromosikan dan
memasarkan product BTPN
b. Driver
-
Sebagai salah satu
fasilitas kantor yang digunakan untuk mengantar para karyawan untuk pergi ke
kantor
-
Mengantar nasabah
untuk melakukan take over (Pindah Bank)
-
Melakukan On The Spot
(Kunjungan Ke Nasabah)
c. Security
-
Mengamankan aset yang
ada di kantor, wilayah 20 meter dari kantor menjadi tanggung jawabnya
-
Menertibkan keadaan
setempat
d. Office Boy
-
Menjaga fisik kantor
-
Menjaga kebersihan
kantor
-
Menjaga kerapihan
kantor
-
Membantu tugas
karyawan
-
Fotocopy file
-
Kirim surat
2.4 Landasan Teori
2.4.1
Pengertian Program
Program
merupakan kumpulan instruction set yang akan dijalankan oleh pemeroses, yaitu
berupa software. Bagaimana sebuah sistem komputer berpikir diatur oleh program.
Program inilah yang mengendalikan semua aktifitas yang ada pada pemeroses.
Program berisi konstruksi logika yang dibuat oleh manusia, dan sudah
diterjemahkan kedalam bahasa mesin sesuai dengan format yang ada pada
instruction set.
2.4.2
Fungsi Pemrograman
1. Untuk memudahkan
dalam memanage data baik input, edit, maupun hapus.
2. Program juga
berguna untuk memelihara data dan mengamankan data.
2.4.3
Jenis-jenis Pemrograman
Jenis-jenis pemrograman
ada 2, yaitu :
1. Berbasis
web
b. Php
c. Asp
d. Asp.net
e. Perl
f. Java,
dll.
2. Berbasis
dekstop
a. Vb
b. Vb.net
c. C++
d. C#
e. Delphi,
dll.
2.4.4
Langkah-langkah
Pembuatan Sistem
a. Perencanaan
b. Analisis
c. Perancangan,
dan
d. Penerapan
2.5 Praktik Kerja
2.5.1 Persiapan
Alat dan Bahan
Sebelum
membuat program pastikan peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia, hal ini
dimaksudkan agar pada waktu pelaksanaan kerja lebih lancar. Adapun peralatan
yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
1. Komputer
2. Koneksi
Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
1. Buku
paduan
2. Software
·
SQL
·
Microsoft Office
Access 2007
2.5.2 Pembuatan
Program Absensi Karyawan
*
Cara Membuat Aplikasi Karyawan
Pertama
kita masuk ke program Microsoft Word 2007 , langkah-langkahnya adalah sebagai
berikut :
1. Tekan
tombol Start
2. Ketik
Microsoft Office Access 2007 pada pencarian
3. Pilih
Microsoft Access 2007
4. Double
klik pada Microsoft Acces 2007.
Hingga akan
muncul tampilan seperti dibawah:
·
Untuk membuat databsae
baru langkahnya klik blank database
.
·
akan muncul tampilan
seperti pada gambar.
·
Isi nama database
tersebut kemudian tentukan penyimpanan database tersebutà klik
create.
·
Pilih viewà Design
Viewà kemudaian
kita beri nama tbl_karyawanà klik
ok.
·
Isikan field-field
dalam tabel seperti pada gambar .
·
Kemudian pada bagian
view klik datashetrow à kemudian akan ada peringatanà klik
yes.
·
Isi data pada tabel
karyawan seperti pada gambar.
·
Kemudian membuat form
wizard untuk data karyawan.
·
Klik Createà Klik
More Formsà Klik Form Wizard.
·
Pindahkan Field-Field
tersebut dengan meng klik button >>.
·
Sesudah dipindahkan
tampilan akan seperti dibawah.Kemudaian klik Next.
·
Pilih Columnarà Kemudian
klik Next.
·
Klik officeà klik
next.
·
Pilih radiobutton
“Openthe form to view or enter information”Ã
klik finish.
·
Setelah berhasil
membuat form .Tampilan awalnya seperti pada agambar dibawah .Kemudian form
tersebut desain sebagus mungkin .Pilih
Viewà Design
View.
·
Tampilan seperti
dibawah.
·
Kemudian edit nama
judul tersebut menjadi “Data Karyawan
Bank Btpn kcp Kawali”. Tambahkan button-button untuk
menambah,menyimpan,menghapus,mencetak,mengrefresh,dan tambahkan button untuk navigasinya.Untuk
melihat hasilnya klik viewà Form
view.
·
Hasilnya Seperti pada
gambar dibawah.
·
Akhirnya selesai juga
membuat form wizard data karyawan.
·
Kemudian kita membuat
Report data karyawan tersebut.Langkah-langkahnya klik createà pilih
report wizard.
·
Pindahkan Field-Field
tersebut dengan meng klik button >>.
·
Sesudah dipindahkan
tampilan akan seperti dibawah.Kemudaian klik next.
·
Klik Next.
Kosongkan pada
combobok dibawahà klik next.
·
Pilih layout “tabular”Ã
pilih orientation “Portrait”èklik
next.
·
Pilih Officeèklik
next
·
Pilih rasio button
“Preview the report”à klik finish.
·
Kemudian dalam
desainnya.kita atur-atur supaya tampilan nya bagus.Klik view untuk melihat
hasilnya.
Hasil
report dari desain yang telah dibuat maka hasilnya akan seperti pada gambar
dibawah.
·
Untuk membuat aplikasi
absensinya, pertama kita buat tabel terlebih dahulu .Klik Createà Pilih
Table.
·
Pilih Viewà Design
View.
·
Beri nama “tbl_absensi” Ã Klik
Ok.
·
Isi data program
absensi Seperti pada digambar !
·
Pada data type
ID_karyawan pilih Textà Lookupà Pada
display control pilih “Combo Box” Ã
Pada row source ketikan kode “SELECT tbl_karyawan.ID_karyawan FROM
tbl_karyawan;-Ã Kemudian
Save.
·
Lihatlah hasilnya Viewà Data
shet View.
·
Maka hasilnya akan
seperti pada gambar.
·
Langkah selanjutnya
kita buat sebuah form untuk aplikasi absensi.Klik createà Pilih
More Formsà Form Wizard.
·
Pindahkan semua data
dari Available Fields dengan menekan
tombol >> ke Selected Fields.
Klik Next.
·
Pilih ColumnarÃ
Klik Next.
·
Klik Officeà Klik
Next.
·
Pilih radiobutton
“Openthe form to view or enter information”Ã
Klik Finish.
·
Tampilan awal akan
seperti pada gambar,kita desain forms itu supaya bagus .Pilih Viewà D
esign View.
·
Desain from absensi
dengan sebagus mungkin,tambahkan button-button yang diperlukan.
Setelah
didesain maka hasilnya seperti pada gambar.
·
Kemudaian Klik Viewà From
View.
·
Program absensi siap
untuk dijalankan.Nah sekarang kita buat report untuk program absensi.
·
Klik Createà Report
Wizard.
·
Pindahkan semua field
dari Available Field dengan klik
>> ke Selected Fields.
·
Sesudah dipindahkan à Klik
Next.
·
Klik Next.
Kosongkan pada
combobok dibawahà klik Next.
·
Pilih layout “tabular”Ã
pilih orientation “Portrait”èKlik
Next.
·
Pilih OfficeèKlik
Next.
·
Pilih radio button
“Preview the report”à Klik Finish.
·
Tampilkan pertama akan
seperti pada gambar ,dan desainlah report tersebut sebagus mungkin.
·
PIlih Viewà Design
View.
·
Di Design View
desainlah report yang bagus.
·
Hasil desainnya akan
seperti pada gambar.
2.5.3 MySQL
MySQL
adalah salah satu database server yang cukup populer dan tangguh. Sifatnya yang
free membuat MySQL cepat berkembang dan digunakan banyak server di internet.
Monitor sendiri adalah sebuah tool kecil yang menjadi paket dalam server MySQL
yang digunakan untuk administrasi database. Tool tersebut berjalan pada mode
command line.
2.6 Kegiatan Selama
Prakerin di Bank BTPN KCP Kawali
Dalam
proses kerja kami melakukan beberapa aktivitas diantaranya sebagai berikut :
2.6.1
Proses
Transaksi Kredit
Didalam
proses transaksi kredit, Debitur (Nasabah Peminjam) mengajukan pengajuan kredit
ke Credit Acceptance dengan membawa persyaratan sebagai berikut :
·
SKEP Pensiun
·
KTP ( Kartu Tanda
Penduduk)
·
NPWP ( Nomor Pokok
Wajib Pajak)
·
Struk Gaji
·
Karip ( Kartu
Identitas Pensiun)
Ini
merupakan persyaratan lengkap setelah dilakukan oleh Credit Acceptance baik
dari sisi persyaratan yang diajukan dan dari sisi usia maka Credit Acceptance
menentukan jumlah besaran nominal pinjaman yang ditentukan sesuai dengan gaji,
usia, dan jangaka waktu. Setelah proses yang dilakukan oleh Credit Acceptance
maka dilakukan persetujuan oleh Credit Acceptance Supervisor dan Branch
Manager. Data-data pengajuan kredit yang mendapat persetujuan kemudian diproses
ke sistem oleh Back Office dengan melakukan input data nasabah dan data
pinjaman kredit. Setelah input data ke system dilakukan Approve oleh Operation
Supervisor kemudian transaksi yang telah di Approve data-datanya dikirim ke
Teller untuk dilakukan pencairan pinjaman.
Dalam
hal ini kami melakukan Cross Check dari persyaratan data-data nasabah yang ada
di file kredit dengan aplikasi kredit pensiun. Kami juga melakukan pengambilan
data-data nasabah dari bisnis bagian Credit Acceptance Supervisor lalu
diberikan ke operation dibagian Back Office
Staff untuk dilakukan input .
2.6.2
Transaksi
Tabungan
Di
Bank BTPN KCP Kawali terdapat dua jenis tabungan :
1. Tabungan
citra
2. Tabungan
citra pensiun
Dalam
hal ini kami mengikuti aktivitas transaksi tabungan citra pensiun. Tabungan
citra pensiun merupakan suatu rekening penampung gaji pensiun yang di transfer
oleh PT. TASPEN. Penulis mengikuti
aktivitas untuk membagikan kartu antrian kepada pensiun yang akan mengambil
gaji setiap awal bulan tanggal 1,2,3,4 dan 5 ( April, Mei dan Juni). Persyaratan
penarikan gaji melalui rekening tabungan citra pensiun.
a. Karip
b. Buku
tabungan citra pensiun
Persyaratan ini
diserahkan ke Teller untuk dilakukan pembayaran. Selama mengikuti aktivitas
pembayaran gaji pensiun, volume pembayaran gaji pensiun sebanyak kurang lebih
350 orang yaitu dengan nominal kurang
lebih Rp. 400.000.000 dalam 1 hari. Pembayaran pensiun melalui rekening
tabungan bisa dilakukan dengan surat kuasa apabila pensiunan sedang sakit atau
berhalangan hadir dengan persyaratan sebagai berikut :
·
Mengisi form surat
kuasa diketahui oleh desa
·
KTP pemberi dan
penerima kuasa
·
Karip
·
Buku tabungan citra
pensiun
·
Alasan tidak hadir
Pengambilan
gaji dengan surat kuasa hanya boleh dilakukan 3 kali sesuai intruksi PT .TASPEN
sebagai pengelola dana pensiun setelah itu bulan ke-4 pengambilan gaji harus
dilakukan oleh yang bersangkutan sebagai penerima gaji .
2.6.3 Dokumen dan Pengarsipan
Dalam
proses dokumentasi dan pengarsipan selama prakerin di Bank BTPN Kawali, kami
mengikuti kegiatan yaitu :
·
Membantu Back Office
dalam menyusun, merapikan dan mendata kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam
pengisian data –data kredit, pendataan kesalahan yang dilakukan prakerin di
serahkan ke Back Office untuk dilakukan follow up. Setelah dilakukan proses
pendataan kesalahan, kami menyimpan dokumen kredit itu kelemari arsip,
penyimpanan harus berdasarkan nomor CIF (Costumer Information File).
·
Kami membantu Back
Office dalam menyusun, memeriksa kelengkapan form pembukaan rekening dengan
melalui Cross Check (Pemeriksaan Kembali) antara data fisik dengan form
pembukaan rekening, apabila terjadi kesalahan maka Back Office harus
memberitahukan ke Credit Acceptance, kami mendata kesalahan-kesalahan yang
terjadi di form pembukaan rekening.
·
Kami juga membantu
Back Office dalam melakukan Stock Opname buku tabungan. Stock Opname adalah
membandingkan jumlah buku tabungan yang ada di system atau dengan jumlah fisik
yang disimpan dilemari penyimpanan
apabila terdapat ketidak cocokan harus diketahui penyebabnya.
·
Kami juga membantu
Back Office dalam menghitung jumlah persediaan ATK dan cetakan yaitu :
o Buku
tabungan
o Persediaan
ban uang
o Persediaan
kuitansi angsuran
o Persediaan
KCTT
o Persediaan
map dan amplop
Aktivitas
ini dilakukan sebagai langkah untuk pengajuan permintaan ATK dan cetakan bulan
berikutnya ke kantor pusat.
·
Kami juga membantu
Operation Supervisor dalam pengarsipan SK pensiun yang di simpan ditempat
khusus yaitu brangkas file skep. Penulis juga membantu dalam hal fotocopy SK
pensiun dan pencatatan nama pensiun yang tercatat di SK pensiun.
·
Melakukan kegiatan
fotocopy SKEP sebagai jaminan kredit. Dalam aktivitas tersebut kami melakukan
pendataan jumlah jaminan kredit pensiun yaitu SKEP pensiun. Dengan melakukan
aktivitas fotocopy sebanyak 1013 lembar SKEP. Perubahan aktivitas ini sebagai
bahan pendukung dalam perubahan system dari system manual ke system integrasi
yaitu SKEPIA. System SKEPIA adalah suatu
sistem input data jaminan kredit (SK pensiun) yang sudah terintegrasi pada
system induk.
Didalam melaksanakan
tugas yang diberikan oleh para karyawan yang ada di Bank BTPN KCP Kawali kami
mengalami beberapa kemudahan dan kendala dalam bekerja.
a.
KENDALA
1 . Kami mengalami
keterbatasan akses dalam mengikuti praktik di Bank BTPN dikarnakan proses kerja yang terjadi diBank
BTPN sudah terintegrasi dengan system, misalnya :
·
Hambatan dalam melihat
aktivitas transaksi di Teller
·
Hambatan dalam melihat
bukti transaksi pada system
2 . Kami mengalami
hambatan ketika melakukan aktivitas diluar kantor yaitu :
·
Berusaha untuk menjadi
Sales Marketing dengan melakukan aktivitas pendataan pensiun di wilayah tempat
tinggal penulis.
3.Hambatan yang dirasakan adalah
kami belum mempunyai Pengalaman tentang bagaimana melakukan Pemasaran atau
Marketing.
4.Kemudahan
Selama
praktik di Bank BTPN kami banyak mendapat :
·
Bimbingan dan
Pengetahuan melalui proses kerja dan ilmu
pengetahuan
khususnya ilmu perbankkan .
1. Selama
praktik di Bank BTPN Kawali banyak mendapat nasihatan untuk beraktivitas di
berbagai unit misalnya ikut dalam
aktivitas pembayaran gaji pensiun sebagai petugas pembagi nomor antrian.
2. Kami
juga diberi kesempatan untuk mengenal aktivitas dokumentasi dan pengarsipan.
3. Diberi
informasi tentang fungsi dan tugas unit QA
(Quality Assurance) atau tim pemeriksa.
4. Diberi informasi tentang pengertian pensiun.
5. Informasi
mengenai pencairan kredit, jenis kredit, jangka waktu kredit, batas maksimum
usia dan suku bunga kredit.
6. Informasi
mengenai proses pelaporan akhir bulan.
7. Informasi
mengenai proses penjurnalan atau pembukuan.
8. Informasi
mengenai fungsi dan tugas sesuai struktur organisasi di Bank BTPN KCP Kawali
9. Informasi
mengenai fungsi dan tugas di luar Struktur Organisasi yaitu :
·
Tugas dan fungsi
Driver
·
Tugas dan fungsi
Office Boy
·
Tugas dan fungsi
Security
·
Tugas dan fungsi
Direct Sales (Marketing)
10.
Informasi mengenai
gambaran pembuatan program
11.
Informasi dalam
mendirikan dan menjalanka n suatu usaha atau bisnis
12.
Informasi mengenai
pembuatan laporan
13.
Informasi mengenai
penjurnalan
BAB III
SIMPULAN DAN SARAN
v SIMPULAN
Sesuai dengan laporan praktik kerja
industri yang di jelaskan di laporan ini maka dapat ditarik kesimpulan dari
hasil praktik kerja industri yang dilakukan oleh penulis di Bank BTPN KCP
Kawali adalah sebagai penyalur dana pensiun dari PT. TASPEN untuk diberikan
kepada pensiunan. Selain itu di Bank BTPN juga memberikan layanan perbankkan
yaitu berupa Simpan Pinjam.
Ketika prktik kerja industri yang
dilakukan kami meliputi kegiatan Pengarsiapan, Cross Check, Stock Opname,
Filling, Pengoperasian Mesin Fotocopy dan Scanner.
v SARAN
Hasil dari kesimpulan diatas kami
memiliki berbagai saran dintaranya :
§ SEKOLAH
-
Kerjasama antara SMKN
1 Kawali dengan bank BTPN KCP Kawali dalam praktik kerja industri khususnya
Kejuruan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) perlu dilanjutkan karena mampu
memberikan wawasan dan pengalaman yang sangat berharga bagi siswa prakerin.
-
Pembimbing di Bank
BTPN KCP Kawali memberikan saran untuk tahun depan apabila ada yang memerlukan
praktek kerja industri di Bank BTPN KCP Kawali memerlukan 3 jurusan yang
berbeda yaitu :
1. Jurusan
Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
2. Jurusan
Administrasi Perkantoran ( AP)
3. Jurusan
Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
-
Ilmu pengetahuan yang
di dapat di sekolah ternyata sangat berguna bagi kegiatan nyata di luar sekola.
Oleh karena itu penulis menyarankan agar teori pembelajaran selalu diikuti
dengan kegiatan praktik .
§ ADIK KELAS
Sebaiknya
peserta prakerin selanjutnya harus bisa menyiapkan dirinya dengan matang, supaya dalam pelaksanaannya bisa lebih dewasa
dan mandiri. Dan diusahakan minimal memiliki keterampilan lain yang ada
kaitannya dengan pekerjaan nya di kantor, organisasi, atau instansi pemerintah
lainnya. Karena dengan keterampilan itu bisa menambah penilaian yang diberikan
di DU/DI di tempat pelakanaan prakerin, serta bersikap yang sopan dan santun
kepada semua pegawai.
DAFTAR
PUSTAKA
http://w ww.definisipengarsipan.com
Kusmiati,cucu.2012.Laporan Kegiatan Prakerin .Ciamis
Jobrole,struktur
organisasi,KPI dan Budget 2012 Area Tasikmalaya
e-mail:
speak.yourmind@btpn.com
LAMPIRAN - LAMPIRAN
LEMBAR JUDUL :
-
Diajukan….. dibuat rata tengah.
-
Pake disusun oleh.
-
Program studi…buat 1 baris sampai informatika.
-
Lembar persetujuan dibenerin lagi.
-
Pembimbing buat rapi
-
Cek lagi pembimbing sekolah, siapaaaa?
-
Pengesahan kepala sekolah dibuat rapi
-
Daftar isi belum spasi 5
wassalamualaikum wr.wb